Senin, 18 November 2019

Kamis, 30 Agustus 2018 12:50

SEMARAK PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL TINGKAT PROVINSI RIAU TAHUN 2018

E-mail Cetak PDF

 

dppa.riau.go.id, PEKANBARU Bertempat di Balai Serindit Komplek Gedung Daerah Provinsi Riau, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melaksanakan Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Riau, Kamis 30 Agustus 2018.

 

Turut hadir pada kegiatan yang diikuti seribuan pelajar tersebut Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim, Bunda PAUD sekaligus Ketua TP-PKK Provinsi Riau dan isteri Gubernur Riau Hj Sisilita Arsyadjuliandi, Wakapolda Riau, Fokorpimda Riau, Dunia Usaha, Organisasi Kemasyarakatan dan Profesi, Forum Anak beserta perwakilan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.

 

“Pelaksanaan Peringatan HAN sejatinya dilaksanakan pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, namun dikarenakan pada tanggal tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Pertemuan Forum Anak dan Peringatan Hari Anak Tingkat Nasional, dimana Provinsi Riau mendapatkan beberapa penghargaan, maka kami bersama Panitia baru dapat melaksanakannya pada hari ini,” ungkap kepala DPPPA Provinsi Riau, Dra Tengku Hidayati Effiza MM.

 

Selain Lomba Menggambar dan Mewarnai bagi 500 orang anak TK dan PAUD yang diselenggarakan di Balai Pelangi, berbagai tampilan seni budaya tradisi masyarakat Riau juga berhasil memukau ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA bersama undangan yang hadir karena disajikan secara menarik pada puncak peringatan HAN di Balai Serindit, diantaranya lagu solo dari anak berkebuthan khusus, drama musikal forum anak Bengkalis, penampilan tari manogakan umah dari Kampar, Zapin Melayu Pesisir dan lainnya.

 

“Selain akan dibacakannya Suara Anak Riau Tahun 2018, ada juga pemberian penghargaan dari Gubernur Riau kepada Pemerintah Daerah yang telah meraih penghargaan KLA ditingkat Nasional, Dunia Usaha dan Lembaga yang berjasa di bidang pemenuhan hak dan perlindungan anak, serta Forum Anak dan Fasilitator berdedikasi,” sambung Tengku Efi dalam laporannya.

 

 

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang hadir pada kesempatan tersebut memberi apresiasi atas prestasi Forum Anak di Provinsi Riau beberapa tahun belakangan ini. Nahkoda bumi lancang kuning yang dikenal anak-anak Riau dengan panggilan ayah Andi ini berharap kedepannya capaian yang membanggakan tersebut dapat terus dipertahankan dengan inovasi-inovasi baru yang mampu menggerakkan anak-anak di Riau untuk berbuat hal yang positif.

 

“Tadi kalau mendengar laporan ada peningkatan dari tahun 2017 sampai sekarang, pertama menjadi ketua Forum Anak Nasional (Zidan) yang kedua prestasi-prestasi forum anak yang sangat membanggakan seperti dua kecamatan yaitu Kecamatan Pinggir sebagai forum anak kecamatan terbaik dan kecamatan Merbau sebagai terbaik bidang kesehatan tingkat pratama, sedangkan provinsi mendapatkan dua penghargaan yang satu sebagai pembinaan forum anak terbaik tingkat nasional dan yang kedua sebagai provinsi penggerak Kabupaten/Kota Layak Anak,” ujar Gubernur Riau.

 

Sebagaimana diketahui saat ini ada tiga Kabupaten/Kota yang mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya yakni Siak, Dumai dan Pekanbaru, sedangkan ditingkat Pratama ada Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Kampar.

 

 

 

“Kita baru penggerak, karena masih ada empat kabupaten yang belum menjadi kabupaten layak anak yaitu Kepulauan Meranti, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Kuantan Singingi. Kalau semua sudah menjadi KLA maka baru Riau bisa disebut Provinsi yang Layak Anak. Jadi ini harapan kita kedepan,” Ujar Andi Rachman mengakhiri.